Senin, 29 Juni 2009

MUSIC

Aku akui musik bisa mempengaruhi suasana. Suatu hari ada seseorang berinisial I yang sedang menangis tak kalah deras air matanya dengan air mataku saat aku menangis. Ketika itu dia mengalami suatu masalah yg cukup sulit didalam hidupnya. Kebetulan kejadiannya terjadi di kamarku berukuran sekitar 6x6m yang dilengkapi dengan seperangkat komputer disudut kamarku. Tepat saat itu ia sedang duduk di kursi komputerku. Ia meratapi keadaan keluarganya yang tidak pernah ia ketahui selama ini. Pada saat itulah ia mengetahuinya. Ia spontan mengeluarkan air mata, mata bengkak, merah membara dan bajunya pun ikutan basah oleh karena air matanya yang terus menetes. Aku pun tak kuasa menahan tangisku, sehingga aku pun ikut menangis. Sungguh seperti acara nangis masal. Kemudian, aku memutar lagu-lagu yang ada di komputerku sehingga memicu suasana semakin sedih. Tujuan ku memutar lagu itu adalah agar si I tidak larut dalam kesedihannya. Yah, bisa dibilang untuk menghiburnya, dan aku pikir ia akan sedikit terhibur dengan itu, tapi jauh dari rencana ku. Ternyata dengan begitu, ia semakin sedih dan air matanya mengalir semakin deras seperti waterfall. Aku pun heran. Tak lama kemudian, aku menyadari apa yang telah aku perbuat diluar kesadaran ku itu. Ternyata aku telah memutar lagu-lagu bernuansa sedih sehingga ia semakin sedih terbawa suasana. Mengetahui hal itu, aku semakin semangat memutar ulang lagu-lagu yang sama sehingga ia pun tak bisa menghentikan air matanya yang terus mengalir di pipi chubby nya. 

2 komentar:

atas nama susi danistha andriani mengucapkan terima kasih bwt kamu-kamu yg udh lyt blog aku ini yg pd dsr ny aku jg gtw ap yg udah aku isi dan didasari oleh keinginan untuk "coba-coba" saja . bwt teman2 yg mao kasi komentar silahkan :)